Bharada E Tersangka, Pernyataan Ferdy Sambo, dan Ketidakpercayaan Publik

Bharada E Tersangka, Pernyataan Ferdy Sambo, dan Ketidakpercayaan Publik

Kasus tewasnya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah vipbos99 dinas Kepala Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo menyisakan banyak pertanyaan. Kematian Brigadir J yang disebut akibat aksi saling tembak dengan Bharada E belum bisa diterima oleh semua pihak, terutama pihak keluarga. Banyak pertanyaan yang belum terjawab dalam kasus tewasnya ajudan di rumah dinas petinggi Polri tersebut. Kemudian soal CCTV rumah yang mati hingga pengungkapan kasus ke publik beberapa hari setelah kejadian. Penyelidikan pun masih dilakukan pihak kepolisian. Berikut perkembangan kasus tersebut:

Penetapan Bharada E sebagai tersangka Setelah dilakukan penyidikan, Kepolisian menetapkan Bharada E Sebagai tersangka kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J. Sebagaimana disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Dirtipidum Bareskrim) Polri Brigjen Andi Rian pada Rabu (3/8/2022). “Penyidik sudah melakukan gelar perkara rajakoi88 dan pemeriksaan saksi sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” kata dia, dikutip dari .com, Rabu (3/8/2022). Ia menjelaskan, Bharada E disangkakan melanggar Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pernyataan Irjen Ferdy Sambo Setelah itu, Ferdy Sambo muncul pertama kali di publik dan memberikan keterangan kepada awak media. Dia datang ke Gedung Bareskrim Polri untuk memenuhi panggilan pemeriksaan keempat dari penyidik Polri, Kamis (4/8/2022). Dalam kesempatan itu, Ferdy Sambo menyampaikan sejumlah hal. Mulai dari permintaan maaf ke Polri, ungkapan bela sungkawa kepada keluarga Brigadir J, hingga permohonan doa bagi sang istri yang disebut masih dalam kondisi trauma berat. “Selanjutnya saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga,” kata Ferdy Sambo, dalam pemberitaan.

Kemudian yang kedua saya selaku ciptaan tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri demikian juga saya menyampaikan Bela sungkawa atas meninggalnya Brigadir Joshua semoga keluarga diberikan kekuatan,” lanjutnya. Dia meminta masyarakat bersabar dan tidak memberikan asumsi, sehingga membuat kasus ini simpang siur. Sambo tetap bersikeras, apa yang terjadi merupakan akibat dari perbuatan Brigadir J terhadap istrinya.

Namun semua itu terlepas dari amoyslot88 apa semua yang telah dilakukan saudara Yosua kepada istri dan keluarga saya. Saya mohon doa, agar istri saya segera pulih dari trauma, dan anak-anak saya juga bisa melewati kondisi ini,” pungkas dia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.